M12 - DPG

 

Prinsip-Prinsip Desain Grafis

 

Kesatuan (unity)

Dalam sebuah desain dibutuhkan adanya kesatuan untuk menciptakan sebuah komposisi dan perpaduan yang teratur diantara elemen-elemen desain yang lainnya. Kesatuan sendiri merupakan sebuah prinsip yang menekankan pada keselarasan dari untusur-unsur elemen desain yang disusun, baik itu berupa wujud maupun ide yang melandasinya.

Kesatuan diperlukan untuk menyelaraskan karya seni atau desain yang terdiri dari beberapa elemen-elemen desain. Dengan adanya kesatuan ini, elemen-elemen dalam desain tersebut saling mendukung dan memperoleh fokusnya masing-masing.

 

Keseimbangan (balance)

Keseimbangan merupakan sebuah prinsip untuk menghindari kesan berat sebelah pada suatu desain. Stabilitas dalam sebuah desain atau karya diperlukan untuk menciptakan elemen yang merata pada setiap sisinya, menghindari terciptanya tampilan yang berat pada titik visual tertentu.

Karena setiap elemen desain memiliki kekuatan dan porsinya masing-masing sehingga dapat dihasilkan visual yang merata dengan adanya prinsip ini. Kesimbangan juga diperlukan untuk memberikan perinagtan agar desainer tidak berlebihan pada satu elemen saja.

 

Irama (rythm)

Irama atau ritme merupakan sebuah prinsip penyusunan elemen-elemen desain dengan mengikuti suatu pola penataan tertentu secara teratur agar didapatkan kesan yang menarik. 

Dengan melakukan proses pengulangan (repetisi) pada elemn-elemen desain, maka akan tercipta sebuah pola dan irama. Irama juga mampu menciptakan sebuah desain yang menarik serta mampu menyampaikan pesan atau informasi dari desainer kepada terget audiencenya.

 

Kontras (contrast)

Kontras adalah penggunaan elemen (warna berlawanan pada roda warna, atau cahaya nilai / gelap, atau arah – horisontal / vertikal) yang terlihat lebih menonjol atau menentang daripada elemen lainnya. Berbeda memungkinkan kita untuk menekankan atau menonjolkan elemen kunci dalam desain Anda.

Penggunaan prinsip kontras pada suatu desain bertujuan sebagai vitalitas agar desain atau kerya tidak terkesan monoton. Tentu untuk penggunaan kontras dapat ditampilkan secukupnya agar tidak merusak keseimbangan yang ada dan dapat memunculkan ketidakteraturan dan kntradiksi yang jauh dari kesan harmonis.

 

Fokus (Focus)

Fokus dalam prinsip desain selalu di perlukan untuk menciptakan sebuah komposisi yang dapat menunjukkan bagian yang dianggap penting dan menjadi perhatian utama atau ide utama dalam karya atau desain tersebut. Keharmonisan dalam membuat suatu fokus dapat dilakukan dengan menjaga fokus tersebut dan menjadikan segala sesuatu yang ada disekitar fokus mendukung fokus yang telah ditentukan.

Fokus juga akan menjadi bagian yang penting dalam sebuah desain atau karya karena akan menjadikan hal tersebut sebegai poin of interest yang dapat menyampaikan pesan dari desain atau karya tersebut.

 

Proporsi (proportion)

Prinsip proporsi adalah perbandingan ukuran antara elemen dengan elemen dan bagian dengan bagian secara keseluruhan. Pada prinsip proporsi tersebut lebih menekankan pada ukuran suatu elemen atau unsur yang akan disusun dan sejauh mana ukuran itu menunjang keharmonisan tampilan pada suatu desain atau karya.

Proporsi ini juga akan memberikan dampak atau efek yang harmonis dalam sebuah desain atau karya. Dengan pemilihan proporsi elemen atau unsur yang tepat akan membuat desain lebih mudah untuk menyampaikan informasi di dalamnya.

 

Elemen-Elemen Dasar Desain

 

Garis (line)

Garis atau line merupakan sebuah unsur penting dalam membuat sebuah desain atau karya. Garis sendiri jika dilihat dari bentuknya merupakan sebuah goresan atau coretan yang nantinya dapat membentuk sebuah objek atau gambar yang dapat mendukung desain atau karya tersebut. Salah satu ciri khas dari sebuah garis ialah adanya arah dan dimensi memanjang. 

Sebagai elemen penting dalam sebuah desai atau karya, garis memiliki fungsi tertentu yang digunakan untuk mengarahkan gerakan mata melihat elemen di dalam karya desain. Adapun berbagai macam garis yang bisa digunakan desainer untuk membuat sebuah karya seperti Garis Vertikal, Garis Horizontal, Garis Lengkung, Garis Patah, Garis Miring, Garis berombak. Dari macam-macam garis tersebut mempunyai arti dan kegunaannya masing-masing yang disesuiakan dengan kebutuhan desain.

 

Bentuk & Ruang (Form & Space)

Bentuk dalam sebuah desain atau karya merupakan sebuah perpaduan atau penempatan garis yang disusun secara berdekatan sehingga menimbulkan diameter, tinggi dan lebar. Berdasarkan sifatanya, bentuk dibagi menjadi tiga, yaitu huruf, simbol, dan bentuk nayta (form). 

Sedangkan ruang merupakan perwujudan nyata dari sebuah bentuk. Ruang dapat di hadirkan dengan adanya bidang atau bentuk. Sebuah ruang ruang dapat terbentuk dengan menyusun beberapa bentuk atau bidang sehingga membentuk sebuah bentuk 3D yang  yang memiliki ruang. Ruang yang lebih mengarah pada perwujudan tiga dimensi dapat dibagi menjadi ruang nyata dan ruang semu. 

 

Warna (Color)

Warna merupakan salah satu elemen penting dalam sebuah desain atau karya. Warna dapat digunakan untuk menampilkan identitas sebuah desain, sert adapat menyampaikan pesan atau menarik perhatian serta mempertegas sesuatu. Warna dapat di bagi menjadi dua section, warna yang timbul karena sinar (RGB) dan warna yang dibuat dalam unsur tinta atau cat (CMYK).

 Ada beberapa permasalahan yang mendasar dari warna diantaranya adalah hue (spektrum warna), saturasi (nilai kepekatan), dan lightness (nilai gelap terang). Masing-masing warna memberikan respons secara psikologis. Molly E. Holzschlag dalam Adi Kusrianto membuat daftar mengenai kemampuan masing-masing warna ketika memberikan respons psikologis kepada pemirsanya sebagai berikut:

1.     Merah, melambangkan kekuatan, bertenaga, kehangatan, nafsu, cinta, agresifitas, bahaya.

2.     Biru, melambangkan kepercayaan, konservatif, keamanan, teknologi, kebersihan, perintah.

3.     Hijau, melambangkan alami, kesehat, pandangan yang enak, kecemburuan, pembaruan.

4.     Kuning, melambangkan optimisme, harapan, tidak jujur, pengecut, gembira,.

5.     Ungu, melambangkan spiritual, misteri, kebangsawanan, sombong, kasar, keangkuhan.

6.     Oranye, melambangkan energi, semangat, segar, keseimbangan, ceria, hangat.

7.     Coklat, melambangkan tanah/ bumi, kenyamanan, dapat dipercaya, bertahan.

8.     Abu-abu, melambangkan intelek, futuristik, modis, kesederhanaan, sedih.

9.     Putih, melambangkan suci, bersih, tidak bersalah, steril, kematian.

10. Hitam, melambangkan kekuatan, jahat, canggih, kematian, misteri, ketakutan, sedih, anggun. 

 

Teks (Type)

Penggunaan teks atau tipografi dalam sebuah desain juga menjadi salah satu elemn pendukung yang penting. Teks atau tipografi ini berfungi untuk membantu proses penyusunan dan pengaturan kata-kata kedalam bentuk tulisan yang mana akan di sesuaikan dengan kebutuhan desain atau karya. Dengan teks dapat menciptakan keselaran dan keseimbangan dalam desain dan dalam mempermudah penyampaian informasi desain. Penggunaan teks sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu secara manual (hand drawn) dan secara digital dengan menggunakan komputer.

Tekstur (Texture)

Tekstur merupakan Tekstur merupakan sebuah visualisasi dari permukaan yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan benda. Pada desain digital tekstur berfungsi sebagai efek yang akan ditimbulkan dari sebuah desain saat dilihat sehingga memberikan kesan jika diraba akan terasa kasar, halus ataupun tekstur lainnya seperti selayaknya meraba suatu benda.

Secara fisik tekstur dapat dibagi menjadi kasar dan halus atau kusam dan mengkilat. Sedangkan dilihat dari efek tampilannya, tekstur digolongkan menjadi tekstur nyata dan tekstur semu. Disebut tekstur nyata apabila terdapat kesamaan antara hasil raba dan penglihatan, sedangkan tekstur semu sebaliknya. Dalam penerapannya, tekstur dapat berpengaruh terhadap unsur visual lainnya, yaitu kejelasan titik, kualitas garis, keluasan bidang dan ruang, serta intensitas warna.

Aplikasi Desain Grafis Berbasis Web

Gravit Designer

Gravit Designer merupakan sebuah aplikasi desain grafis online gratis yang berbasis vector. Aplikasi ini berada di bawah naungan Corel. Gravit memiliki peralatan desain yang cukup lengkap namun tetap mudah dipakai (termasuk mendukung shortcut). Selain itu aplikasi ini juga memiliki beberapa template dan koleksi obyek (bentuk, ilustrasi, stiker, garis, emoji, dll).

Selain online, aplikasi Gravit Designer juga memiliki versi untuk berbagai platform, seperti Mac, Windows, dan Linux.

Link Gravit Designer : https://designer.io/

Vectr


Sama seperti Gravit Designer, Vectr merupakan aplikasi desain grafis online berbasis vector (seperti namanya). Peralatan desain aplikasi ini memang tidak selengkap Gravit. Namun tetap memadai. Kamu bisa membuat obyek, mengatur tulisan, memasukkan foto, menggunakan layer, dan masih banyak lagi.

Vectr pun memiliki aplikasi berbasis platform, seperti Windows, Linux dan Chromebook.

Link Vectr : https://vectr.com/new

Canva


Canva adalah aplikasi desain online yang populer. Kalau kamu ingin membuat banner website, konten media sosial, atau gambar lain dengan mudah, Canva adalah aplikasi yang layak dipilih. Di sini sudah ada berbagai template desain sesuai kebutuhan dengan berbagai peralatan edit. 

Canva tidak hanya bisa diakses lewat browser saja. Tapi juga sudah punya aplikasi handphone.

Link Canva : https://www.canva.com/id_id/

 

Snappa


Snappa adalah aplikasi sejenis Canva. Aplikasi ini menyediakan banyak template desain, bahan foto, font, dan memiliki peralatan edit yang cukup lengkap (bahkan kamu bisa upload font sendiri). Aplikasi ini pun mudah dipakai.

Sejauh ini, Snappa hanya menyediakan aplikasi online alias kamu gunakan dengan browser. Belum tersedia versi instalasi untuk platform tertentu, termasuk versi mobile.

Link Snappa : https://snappa.com/

 

Adobe Spark Post


Adobe Spark Post merupakan aplikasi desain sederhana dari Adobe. Aplikasi ini lebih mirip Canva dan Snappa daripada Photoshop atau Illustrator. Bahkan, secara mengejutkan, lebih sederhana lagi.

Di sini, kamu bisa menemukan beberapa template dan membuat desain secara otomatis dan mengedit beberapa bagian sesuai kebutuhanmu. Peralatan desainnya sangat minim. Yah, memang aplikasi ini ditujukan untuk kamu yang mau bikin desain tapi tidak punya keahlian di bidang itu.

Selain online, Adobe Spark Post memiliki versi lain seperti untuk Android dan untuk iOS. Selain itu tersedia juga aplikasi Spark untuk membuat situs web dan edit video sederhana.

Link Adobe Spark Post : https://spark.adobe.com/

 

Sumber : 

  • sir.stikom.edu
  • repository.dinamika.ac.id
  • idseducation.com
  • https://urbandigital.id/aplikasi-desain-grafis-online-terbaik/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

M13 - DPG

Aplikasi Berbasis Web Sistem Informasi Kesehatan

Contoh Script gaji Karyawan dalam bahasa C++