M11 - DPG
Prinsip-Prinsip Desain Grafis
Kesatuan (unity)
Dalam sebuah desain
dibutuhkan adanya kesatuan untuk menciptakan sebuah komposisi dan perpaduan
yang teratur diantara elemen-elemen desain yang lainnya. Kesatuan sendiri
merupakan sebuah prinsip yang menekankan pada keselarasan dari untusur-unsur
elemen desain yang disusun, baik itu berupa wujud maupun ide yang melandasinya.
Kesatuan diperlukan untuk
menyelaraskan karya seni atau desain yang terdiri dari beberapa elemen-elemen
desain. Dengan adanya kesatuan ini, elemen-elemen dalam desain tersebut saling
mendukung dan memperoleh fokusnya masing-masing.
Keseimbangan (balance)
Keseimbangan merupakan
sebuah prinsip untuk menghindari kesan berat sebelah pada suatu desain.
Stabilitas dalam sebuah desain atau karya diperlukan untuk menciptakan elemen
yang merata pada setiap sisinya, menghindari terciptanya tampilan yang berat
pada titik visual tertentu.
Karena setiap elemen
desain memiliki kekuatan dan porsinya masing-masing sehingga dapat dihasilkan
visual yang merata dengan adanya prinsip ini. Kesimbangan juga diperlukan untuk
memberikan perinagtan agar desainer tidak berlebihan pada satu elemen saja.
Irama (rythm)
Irama atau ritme
merupakan sebuah prinsip penyusunan elemen-elemen desain dengan mengikuti suatu
pola penataan tertentu secara teratur agar didapatkan kesan yang menarik.
Dengan melakukan proses
pengulangan (repetisi) pada elemn-elemen desain, maka akan tercipta sebuah pola
dan irama. Irama juga mampu menciptakan sebuah desain yang menarik serta mampu
menyampaikan pesan atau informasi dari desainer kepada terget audiencenya.
Kontras (contrast)
Kontras adalah penggunaan
elemen (warna berlawanan pada roda warna, atau cahaya nilai / gelap, atau arah
– horisontal / vertikal) yang terlihat lebih menonjol atau menentang daripada
elemen lainnya. Berbeda memungkinkan kita untuk menekankan atau menonjolkan
elemen kunci dalam desain Anda.
Penggunaan prinsip
kontras pada suatu desain bertujuan sebagai vitalitas agar desain atau kerya
tidak terkesan monoton. Tentu untuk penggunaan kontras dapat ditampilkan
secukupnya agar tidak merusak keseimbangan yang ada dan dapat memunculkan
ketidakteraturan dan kntradiksi yang jauh dari kesan harmonis.
Fokus (Focus)
Fokus dalam prinsip
desain selalu di perlukan untuk menciptakan sebuah komposisi yang dapat
menunjukkan bagian yang dianggap penting dan menjadi perhatian utama atau ide
utama dalam karya atau desain tersebut. Keharmonisan dalam membuat suatu fokus
dapat dilakukan dengan menjaga fokus tersebut dan menjadikan segala sesuatu
yang ada disekitar fokus mendukung fokus yang telah ditentukan.
Fokus juga akan menjadi
bagian yang penting dalam sebuah desain atau karya karena akan menjadikan hal
tersebut sebegai poin of interest yang dapat menyampaikan
pesan dari desain atau karya tersebut.
Proporsi (proportion)
Prinsip proporsi adalah
perbandingan ukuran antara elemen dengan elemen dan bagian dengan bagian secara
keseluruhan. Pada prinsip proporsi tersebut lebih menekankan pada ukuran suatu
elemen atau unsur yang akan disusun dan sejauh mana ukuran itu menunjang
keharmonisan tampilan pada suatu desain atau karya.
Proporsi ini juga akan
memberikan dampak atau efek yang harmonis dalam sebuah desain atau karya.
Dengan pemilihan proporsi elemen atau unsur yang tepat akan membuat desain
lebih mudah untuk menyampaikan informasi di dalamnya.
Elemen-Elemen Dasar Desain
Garis (line)
Garis atau line merupakan
sebuah unsur penting dalam membuat sebuah desain atau karya. Garis sendiri jika
dilihat dari bentuknya merupakan sebuah goresan atau coretan yang nantinya
dapat membentuk sebuah objek atau gambar yang dapat mendukung desain atau karya
tersebut. Salah satu ciri khas dari sebuah garis ialah adanya arah dan dimensi
memanjang.
Sebagai elemen penting
dalam sebuah desai atau karya, garis memiliki fungsi tertentu yang
digunakan untuk mengarahkan gerakan mata melihat elemen di dalam karya
desain. Adapun berbagai macam garis yang bisa digunakan desainer untuk membuat
sebuah karya seperti Garis Vertikal, Garis Horizontal, Garis Lengkung, Garis
Patah, Garis Miring, Garis berombak. Dari macam-macam garis tersebut mempunyai
arti dan kegunaannya masing-masing yang disesuiakan dengan kebutuhan desain.
Bentuk & Ruang (Form
& Space)
Bentuk dalam sebuah
desain atau karya merupakan sebuah perpaduan atau penempatan garis yang disusun
secara berdekatan sehingga menimbulkan diameter, tinggi dan lebar. Berdasarkan
sifatanya, bentuk dibagi menjadi tiga, yaitu huruf, simbol, dan bentuk nayta (form).
Sedangkan ruang merupakan
perwujudan nyata dari sebuah bentuk. Ruang dapat di hadirkan dengan adanya
bidang atau bentuk. Sebuah ruang ruang dapat terbentuk dengan menyusun beberapa
bentuk atau bidang sehingga membentuk sebuah bentuk 3D yang yang memiliki
ruang. Ruang yang lebih mengarah pada perwujudan tiga dimensi dapat dibagi
menjadi ruang nyata dan ruang semu.
Warna (Color)
Warna merupakan salah
satu elemen penting dalam sebuah desain atau karya. Warna dapat digunakan untuk
menampilkan identitas sebuah desain, sert adapat menyampaikan pesan atau
menarik perhatian serta mempertegas sesuatu. Warna dapat di bagi menjadi dua
section, warna yang timbul karena sinar (RGB) dan warna yang dibuat dalam unsur
tinta atau cat (CMYK).
Ada beberapa
permasalahan yang mendasar dari warna diantaranya adalah hue (spektrum warna),
saturasi (nilai kepekatan), dan lightness (nilai gelap
terang). Masing-masing warna memberikan respons secara psikologis. Molly
E. Holzschlag dalam Adi Kusrianto membuat daftar mengenai kemampuan
masing-masing warna ketika memberikan respons psikologis kepada pemirsanya
sebagai berikut:
- Merah,
melambangkan kekuatan, bertenaga, kehangatan, nafsu, cinta, agresifitas,
bahaya.
- Biru,
melambangkan kepercayaan, konservatif, keamanan, teknologi, kebersihan,
perintah.
- Hijau,
melambangkan alami, kesehat, pandangan yang enak, kecemburuan, pembaruan.
- Kuning,
melambangkan optimisme, harapan, tidak jujur, pengecut, gembira,.
- Ungu,
melambangkan spiritual, misteri, kebangsawanan, sombong, kasar,
keangkuhan.
- Oranye,
melambangkan energi, semangat, segar, keseimbangan, ceria, hangat.
- Coklat,
melambangkan tanah/ bumi, kenyamanan, dapat dipercaya, bertahan.
- Abu-abu,
melambangkan intelek, futuristik, modis, kesederhanaan, sedih.
- Putih,
melambangkan suci, bersih, tidak bersalah, steril, kematian.
- Hitam,
melambangkan kekuatan, jahat, canggih, kematian, misteri, ketakutan,
sedih, anggun.
Teks
(Type)
Penggunaan teks atau
tipografi dalam sebuah desain juga menjadi salah satu elemn pendukung yang
penting. Teks atau tipografi ini berfungi untuk membantu proses penyusunan dan
pengaturan kata-kata kedalam bentuk tulisan yang mana akan di sesuaikan dengan
kebutuhan desain atau karya. Dengan teks dapat menciptakan keselaran dan
keseimbangan dalam desain dan dalam mempermudah penyampaian informasi desain.
Penggunaan teks sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu secara manual (hand drawn)
dan secara digital dengan menggunakan komputer.
Tekstur (Texture)
Tekstur merupakan Tekstur
merupakan sebuah visualisasi dari permukaan yang dapat dinilai dengan cara
dilihat atau diraba. Pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan sebagai
corak dari suatu permukaan benda. Pada desain digital tekstur berfungsi sebagai
efek yang akan ditimbulkan dari sebuah desain saat dilihat sehingga memberikan
kesan jika diraba akan terasa kasar, halus ataupun tekstur lainnya seperti
selayaknya meraba suatu benda.
Secara fisik tekstur
dapat dibagi menjadi kasar dan halus atau kusam dan mengkilat. Sedangkan
dilihat dari efek tampilannya, tekstur digolongkan menjadi tekstur nyata dan
tekstur semu. Disebut tekstur nyata apabila terdapat kesamaan antara hasil raba
dan penglihatan, sedangkan tekstur semu sebaliknya. Dalam penerapannya, tekstur
dapat berpengaruh terhadap unsur visual lainnya, yaitu kejelasan titik,
kualitas garis, keluasan bidang dan ruang, serta intensitas warna.
Aplikasi Desain Grafis Pada Perangkat Mobile
1. Canva
Setelah sukses meluncurkan
web design platform, Canva merambah ke aplikasi dengan menghadirkan Canva for
Mobile yang dapat ditanamkan pada perangkat iOS dan Android.
Sebagaimana versi webnya,
beragam fitur ditawarkan untuk mempermudah penggunanya yang ingin membuat logo,
poster, banner, resume, presentation, infografik, flyer, brosur, ID card,
desain stempel dan berbagai fitur lain yang terkait dengan dunia desain grafis.
2. Adobe Photoshop
Express
Istilah ‘photoshop’ tentu
sudah tidak asing lagi bagi mereka yang bergelut dengan dunia desain grafis.
Hanya saja ‘Photoshop’
yang menjadi senjata andalan desainer tersebut dijalankan pada perangkat
PC/laptop, sementara Photoshop Express yang juga dibuat oleh Adobe berjalan
pada perangkat mobile.
Sesuai dengan namanya,
aplikasi desain grafis Android yang satu ini dapat digunakan untuk mengedit
foto dan beberapa jenis pekerjaan desain grafis lainnya secara cepat dengan
hasil yang maksimal.
Meskipun secara
keseluruhan fitur yang tersedia tidak selengkap software yang ditanamkan pada
PC/laptop.
Kemampuannya dalam
menangani berbagai jenis olah grafis tersebut disebabkan karena lengkapnya
fitur yang dimiliki, termasuk sejumlah fitur unik seperti noise remover,
perspective corrrection dan berbagai jenis filter yang dapat menjadikan hasil
karya kita semakin terlihat indah dan menarik.
3. Adobe Illustrator Draw
Tidak hanya photoshop
saja yang dibuat dalam versi aplikasi mobile, Adobe juga mengadaptasi Adobe
Illustrator yang dulu hanya dapat digunakan pada perangkat desktop menjadi
aplikasi desain grafis di android bernama Adobe Illustrator Draw.
Beberapa tool menarik
yang tersedia pada aplikasi ini diantaranya adalah: penggunaan beberapa layer
sekaligus yang dapat digandakan, digabungkan dan diganti nama, zoom hingga 64x
untuk hasil yang lebih detail, 5 pen yang dapat disesuaikan untuk ukuran dan
warna serta beberapa fitur eksklusif lainnya.
4. Desygner
Sistem kerja dari
aplikasi ini tidak berbeda jauh dengan Canva, yaitu menyediakan beragam
template untuk pembuatan spanduk, poster, logo, banner, resume, flyer,
infografik, cover buku, ID Card, desain stempel dan sebagainya, sehingga
pengguna tinggal melakukan edit sederhana dengan mudah dan cepat.
Untuk pengguna premium,
Desygner memberikan akses menyeluruh pada pilihan layout, aset gambar, font dan
warna, serta dapat mengimpor elemen dari file PSD dan PDF.
5. PicsArt
PicsArt merupakan salah
satu aplikasi desain grafis android yang banyak diminati pemilik online shop
dan pengguna sosial media.
Hal tersebut disebabkan
karena aplikasi ini tidak hanya dapat dipakai untuk mengedit foto, tapi juga
menambahkan teks dan stiker pada foto, menjadikan foto lebih artistik, membuat
desain 3D dan beragam fungsi lainnya.
Fitur dasar yang dimiliki
aplikasi ini terbilang lengkap, seperti size, crop, clone rotation, curve
hingga pengaturan cahaya seperti color, brightness dan opacity. Menariknya,
foto yang telah diedit atau desain yang telah dibuat dapat langsung diposting
ke sosial media.
6. AutoCAD
Jika kamu menyukai dunia
menggambar, AutoCAD merupakan aplikasi desain grafis di android yang bisa
dijadikan pilihan.
Dengan menggunakan
aplikasi ini, kamu akan lebih mudah dalam menggambar dan membuat berbagai macam
desain sesuai dengan yang diinginkan.
Berbagai macam fitur
menarik ditawarkan oleh AutoCAD, salah satu diantaranya adalah fitur yang
membuat pengguna dapat melihat setiap koordinat dari gambar yang dibuatnya.
Selain itu, desain yang kamu hasilkan dapat disimpan dalam format PDF atau DWF.
7. Logo Maker
Diunduh lebih dari 5 juta
pengguna dengan lebih dari 121.000 ulasan dan rating 4,7 menjadi bukti bahwa
Logo Maker merupakan salah satu aplikasi desain grafis android yang layak
diperhitungkan.
Utamanya oleh mereka yang
tertarik untuk membuat desain logo. Berbagai elemen dasar untuk membuat logo
telah disiapkan oleh aplikasi ini seperti elemen Arts, Color, Shapes serta
Background & Textures.
Tidak hanya itu, sejumlah
tool editing turut pula disertakan seperti: Font, Color, Hue, Flip, Rotate,
Resize, 3D Rotate, Curve serta yang lain.
8. 3DC.io
Meski kamu terbilang
pemula di dunia desain grafis, tidak akan merasa sulit untuk menghasilkan
gambar 3D jika menggunakan aplikasi desain grafis android bernama 3DC.io ini.
Berbagai fitur yang
tersedia akan membantu penggunanya untuk membuat model 3D sebagaimana yang
diinginkan.
Bahkan, aplikasi ini akan
membantu kamu untuk mendapatkan berbagai macam ide dalam membuat gambar 3D.
9. Infinite Design
Sebagaimana 3DC.io,
aplikasi desain grafis android bernama Infinite Design ini juga sangat membantu
dalam menggambar 3D melalui smartphone.
Istimewanya, aplikasi ini
memiliki sejumlah fitur untuk mempermudah membuat gambar komik, manga serta
desain Doodle.
Fitur istimewa tersebut
diantaranya layer dan Undo yang tidak terbatas, tersedia balon teks dalam
berbagai bentuk yang dapat diperbesar dan diputar sesuai selera, fungsi
transformasi, memiliki lima perspektif berbeda serta dapat mengimpor dan
mengekspor gambar dalam berbagai format seperti JPG, PNG dan SVG.
10. Snapseed
Satu lagi aplikasi desain
grafis android yang banyak digunakan pemilik online shop dan pengguna sosial
media adalah Snapseed. Karena dengan aplikasi yang dimiliki Google ini hasil
desain dapat langsung diunggah ke sosial media.
Snapseed sendiri
sebenarnya hanya memiliki 7 fitur yang bisa digunakan oleh pengguna untuk
melakukan editing. Ketujuh fitur tersebut adalah: Tune Image, Details, Crop,
Tonal Contrast, Vignette dan Portrait.
Namun, karena
penggunaannya yang sangat mudah dengan hasil yang memuaskan, membuat aplikasi
ini banyak digunakan.
Sumber :
- sir.stikom.edu
- repository.dinamika.ac.id
- idseducation.com
- https://profesi-unm.com/2021/01/12/sepuluh-aplikasi-desain-grafis-android-terbaik-dan-cocok-buat-pemula/
Komentar
Posting Komentar