Tipografi Dalam Desain Grafis
Tipografi sudah menjadi suatu kata yang tidak asing bagi sebagian besar orang, tetapi tahu tidak sih apa itu Tipografi atau Typography?
Dilansir dari Career Foundry, tipografi adalah sebuah teknik seni mengatur huruf dan teks dalam suatu ruang yang tersedia sehingga dapat menciptakan visual yang menarik sehingga enak dilihat dan dibaca oleh orang.
Dalam tipografi hal yang paling berperan adalah font, penampilan, dan struktur yang bagus dengan tujuan memperoleh emosi tertentu sehingga dapat menyampaikan pesan kepada pembaca.
Secara sederhananya tipografi adalah teknik untuk membuat teks seakan hidup dan dapat menarik orang lain untuk membacanya.
Alasan Tipografi itu Penting
1. Menarik perhatian pengguna
Tugas dari seorang graphic designer bukan hanya tentang mendesain gambar. Lebih dari itu, tugasnya adalah untuk menarik perhatian pengguna lewat tipografi.
Dengan tipografi, graphic designer dapat menarik perhatian customer atau pengguna lewat font-font serta penempatan tulisan dan visual yang bagus.
Sebagai contoh, pengguna sedang melihat-lihat sesuatu di media sosial. Lalu, mereka melihat sebuah gambar dengan desain yang menarik. Secara tidak langsung, hal tersebut akan menciptakan brand awareness.
2. Memberikan value dan tone pada brand
Dilansir dari Design Hill, tipografi penting karena dapat memberikan value dan tone terhadap sebuah brand.
Setiap jenis font memiliki kekuatan untuk mewakili bisnis dengan cara yang berbeda-beda.
Sebagai contoh, tipografi jenis sans–serif. Tipografi ini biasanya digunakan untuk memberikan desain yang sederhana dan mudah dibaca oleh orang. Oleh karena itu, bisa dibilang jenis ini adalah tipografi yang modern.
Selain itu, jenis serif umumnya dianggap sebagai tipografi yang konvensional dan kuno. Akan tetapi, jenis ini juga mudah dibaca.
3. Memudahkan pengguna untuk membaca
Selain menarik perhatian pengguna, tipografi juga penting untuk membuat pengguna agar lebih mudah dalam membaca teks yang disajikan.
Pilihan font yang salah sudah dipastikan akan membuat pembaca jadi rumit sehingga tidak tertarik untuk melihatnya lebih lanjut.
Oleh karena itu, seorang graphic designer harus pandai menyeleraskan font dengan desain yang ada supaya dapat mudah dibaca oleh pengguna.
Tips Membuat Tipografi yang Bagus
1. Pertimbangkan teks
Seorang graphic designer yang profesional akan melihat dan mempertimbangkan teks terlebih dahulu saat diberikan proyek oleh klien atau perusahaannya.
Ia akan dengan cermat membaca teks secara keseluruhan, lalu memikirkan penempatan yang tepat dari teks-teks tersebut ke dalam sebuah logo, desain web, dan sebagainya.
Kesalahan yang biasanya dilakukan dalam proses tipografi ini adalah hanya menyalin dan menempelkan teks dari file tanpa membaca dan mempertimbangkannya terlebih dahulu.
2. Pilih warna yang tepat
Selain mempertimbangkan teks, kamu juga harus pintar dalam memilih warna yang tepat dari desainmu supaya tidak bertabrakan dengan teksnya.
Pilihan warna yang salah berpotensi akan membuat pembaca tidak nyaman sehingga langsung meninggalkan desain yang telah kamu buat.
3. Atur spasi dan alignment
Penting untuk mengatur spasi di dalam desain agar enak dibaca oleh pengguna. Tidak hanya itu, usahakan untuk memberikan ruang spasi kosong di sekeliling desain.
Jangan lupa untuk mengatur alignment-nya. Berantakan sedikit saja bisa membuat struktur desainmu hancur dan tidak enak dilihat.

Komentar
Posting Komentar